Showing posts with label cinta. Show all posts
Showing posts with label cinta. Show all posts

Thursday, November 22, 2012

Pulanglah..

Ini bukan hanya tentang kamu saja, bukan hanya antara kamu dan dia. Ini tentang banyak orang disekitarmu yang sangat menyayangi. Apalagi ibumu.
Saya cukup mengenalmu, lamaaa.. Tentu saja karena kita bersaudara, karena kita sangat dekat. Aku sama sekali tidak pernah membayangkan, kita akan jadi seperti ini. Kamu tentu saja tau, apa yang aku maksudkan. Kamu tau aku sedang bicara mengenai apa, siapa dan bagaimana. Aku tidak ingin menghakimimu dengan cara apapun, karena aku tau- apapun yang kamu lakukan pasti sudah dengan pertimbangan matang- yang tidak hanya semalam atau dua malam saja.
Tiba-tiba saja, kamu menjadi pribadi yang sangat introvet- menutup diri- dengan segala cara. Bahkan untuk sekedar membalas pesan singkatku pun kamu enggan melakukannya. Dan itu bukan seperti kamu. Aku peduli padamu, tidak lebih dari itu. Aku hanya butuh kabarmu karena kamu saudara, bagian dari hidupku. Baik atau buruk yang kamu lakukan, kamu tetap saudaraku. Aku mencintaimu, menyayangimu. Dan mereka pun begitu padamu. Hanya barangkali kita perlu duduk bersama untuk sharing dan menyamakan persepsi saja tentang suatu hal yang membuat kita berantakan.
Bukankah sudah banyak yang terjadi? Sudah banyak yang kita lalui bersama? Masa-masa dimana kita pernah ditempa dengan suatu kesulitan. Bukankah saat itu kita saling berpelukan untuk menghadapinya? Lalu kenapa sekarang kamu pergi? Jika karena kamu marah denganku karena kita tidak sejalan, tentunya kamu tahu bahwa aku pun lebih mengutamakan kebahagiaanmu dalam sudut pandangku. 
Pulanglah, karena kami sangat merindukanmu.
Jika kamu masih belum mau pulang maka coba kamu rasakan ini, "pernahkah kamu pikirkan seseorang yang menangis di sela-sela harinya karena menantikanmu pulang?" Kenapa kamu menghukumnya dengan cara seperti itu? Semarah apapun seorang ibu, beliau akan tetap mengkhawatirkan anak-anaknya. "Bagaimana dia? sehatkah? sudah makankah? atau kekurangankah dia?" Dia akan sangat memikirkan itu.. 
Pulanglah.. Dan peluk dia.. Minta maaflah dan bicarakan dari hati-hati, dia pasti mengerti, dia pasti memahami. 
Cinta ibu tidak pernah mati, tidak pernah usang dan tidak pernah berkhianat. Dia hanya menuruti nalurinya sebagai seorang ibu, MELINDUNGI anak-anaknya. Kadang beliau berlebihan, kadang beliau tidak punya alasan pasti untuk melarang, tapi yakinilah beliau tidak pernah menyesatkan. Beliau punya banyak cinta dan tidak akan pernah abis. 
Kembalilah, minta maaflah.. Dan jadilah anak manis seperti dulu.  


Wednesday, November 21, 2012

Adera - Lebih Dari Indah



Saat ku tenggelam dalam sendu
Waktupun enggan untuk berlalu
Ku berjanji tuk menutup pintu hatiku
Entah untuk siapapun itu

Semakin ku lihat masa lalu
semakin hatiku tak menentu
Tetapi satu sinar terangi jiwaku
Saat ku melihat senyummu

Reff:
Dan kau hadir merubah segalanya
Menjadi lebih indah
Kau bawa cintaku setinggi angkasa
Membuatku merasa sempurna
Dan membuatku utuh tuk menjalani hidup
Berdua denganmu selama-lamanya
Kaulah yang terbaik untukku

Kini ku ingin hentikan waktu
Bila kau berada di dekatku
Bunga cinta bermekaran dalam jiwaku
Kan ku petik satu untukmu
 

Sunday, February 13, 2011

Special for my bestie ♥

Baru saja tadi sahabat saya mencurahkan isi hatinya, tentang kegelisahannya, tentang ketakutannya, dan tentang kebimbangannya. Dia trauma, karena "pengkhianatan".

Untuk sahabat tercantik saya..
Saya tahu apa yang kamu rasakan. Saya pun pernah mengalaminya, memang tidak mudah, memang sangat sulit memberikan lagi kepercayaan pada orang yang telah berbuat 'curang' pada kita. Pasti ada trauma, pasti ada ketakutan-ketakutan yang ada dipikiran kita, kita takut di curangi lagi. Aku bilang, itu biasa, itu namanya proses. Nikmatilah proses, tapi tentu saja dengan energi positif.. :)

Suatu hal terburuk bukanlah untuk dilupakan, itu untuk belajar. Jangan hanya nikmati hasil dari proses, tapi belajarlah dari proses yang terjadi. Tuhan selalu punya niat baik, kamu percaya itu kan ? Karena Dia adalah Maha dari Segala Maha. Saya yakin, kamu tidak meragukan itu, karena kamu MENCINTAI TUHANMU.. 

Saya ingin yang terbaikmu buatmu, sahabatku. Saya ingin kamu bahagia dan tidak lagi bersifat ambisius dan menjadi pendendam. Berhentilah melakukan hal-hal gila yang sudah kamu sadari bahwa itu tidak pantas. Tentu kamu tau, apa yang aku maksud "tidak pantas".. :) Instrospeksi dirilah, jangan hanya menyalahkan satu pihak saja, dan lihat semua hal yang terjadi di dirimu dari segi positifnya. Saya yakin, kamu masih seperti dulu awalnya saya mengenalmu, manis, pintar, berprinsip, dan baik hati :) 

JANGAN JADI PENDENDAM ! Hanya itu pesanku, mungkin dengan begitu hidupmu akan menjadi lebih mudah. Kamu akan lebih mudah menerima dan tidak menyalahkan siapapun atas "nasib sial" yang menimpamu. Be fight, be strong, be a woman with great hearts. 


Love you, my bestie ♥ ♥ 



Berganti Peran

Kemarin, saya bercakap-cakap dengan teman baik saya melalui telepon seluler. Kami membicarakan tentang dua orang gadis ABG yang sepertinya tidak menyukai kami berdua. Lucu, aneh dan yaa..kami mengerti kenapa mereka seperti itu. Tidak apa-apa karena semua yang kita lakukan selalu ada pro dan kontra. Jadi saya pikir itu hal biasa.. :)

Ada satu kalimat yang menarik bagi saya di sela-sela percakapan saya dengan teman baik saya ini. Dia bilang, "musuh dan teman itu hanyalah pergantian peran". Saya menyukai kalimat itu. Benar dan tepat ! 

Entah kamu kalian sadar atau tidak, ada dua jenis orang yang akan selalu ada dipikiran kalian. Pertama adalah orang yang paling kalian sayang, kalian cintai. Kalian akan terus mengingatnya di kepala kalian. Selalu memikirkannya, selalu ingin mencaritau tentangnya, dan berusaha terus mengikuti hari-hari dan pergerakkannya. Kemudian, yang kedua adalah orang yang paling kamu benci, yang kalian tidak sukai karena suatu hal ataupun banyak hal di dirinya. Cara kalian memperlakukan orang yang kalian benci ini pun akan tidak jauh beda dengan cara kalian memperlakukan orang yang paling kalian cintai. Kalian akan tetap mengingatnya di kepala kalian, selalu ingin mencaritau tentang apa-apa saja yang ia kerjakan, yang ia lakukan dan mungkin kalian juga akan terus memantau pergerakkan dari hari ke hari orang yang kalian benci ini. Intinya sama, kalian ingin tau. Yang membedakan hanya, misalnya ketika kalian membuka account Facebook dan menengok wall orang yang kalian sayangi, akan ada pertanyaan dalam hati, "sehari ini dia ngapain ya?" (dengan perasaan penuh cinta dan senyuman). Tapi ketika kalian menengok wall dari orang yang kamu benci, akan ada pertanyaan yang sama tetapi bukan dengan perasaan penuh cinta dan senyuman yang mengiringinya melainkan perasaan sinis dan jutek yang menyelimuti hati kalian. Bener gak ? heheee..

Ada pepatah yang mengatakan, "jangan terlalu membenci seorang musuhmu karena suatu saat mungkin ia akan kau butuhkan dan jangan terlalu mencintai seseorang karena suatu saat kau pasti kehilangan."
Orang yang kau benci, tidak mustahil suatu saat akan menjadi teman baikmu, dan orang yang kamu cintai tidak mustahil pula dalam sekejap akan menjadi orang yang kamu benci. Yaa, tepat ! Mereka hanya berganti peran di kehidupanmu. 

So, be wise everybody :)

*terimakasih untuk teman baik yang selalu menginspirasi